Syukuri Kemerdekaan RI ke 74 Dompet Dhuafa Riau Gelar Santunan Anak Yatim dan Safari Dakwah di Arboretum Kampung Jawa Sei Pakning

Syukuri Kemerdekaan RI ke 74 Dompet Dhuafa Riau Gelar Santunan Anak Yatim dan Safari Dakwah di Arboretum Kampung Jawa Sei Pakning
Syukuri Kemerdekaan RI ke 74 Dompet Dhuafa Riau Gelar Santunan Anak Yatim dan Safari Dakwah di Arboretum Kampung Jawa Sei Pakning
Bagikan tulisan ini via:

DDRIAU.ORGSelasa (20/8) Dompet Dhuafa Riau bersama Baznas Kabupaten Bengkalis gelar safari dakwah di 4 titik di Kabupaten Bengkalis. Acara safari dakwah sebagai wujud mensyukuri kemerdekaan RI ke 74 ini melibatkan para Dai Cordofa Riau lulusan Al Azhar Kairo Mesir.

Setelah menempuh perjalanan selama 4 jam dari Kota Pekanbaru, Tim Dompet Dhuafa Riau singgah di Arboretum Kampung Jawa Sei Pakning Kabupaten Bengkalis. Dai Cordofa Riau dijadwalkan mengisi kajian bersama pengunjung, masyarakat sekitar, dan petugas pengelola Arboretum.

Pihak pengelola sengaja merancang acara kajian bersama Dai Cordofa Riau, agar tempat wisata tidak hanya terkesan sebagai tempat berlibur dan bermain bahkan naifnya dianggap sebagai tempat bermaksiat bagi kawula muda.

Kampung Jawa sebelum tahun 2015 dikenal sebagai penyuplai asap di daerah sekitar, karena masyarakat sering membakar lahan. Sehingga kampung sekitar mengenal Kampung Jawa sebagai Kampung Neraka.
Lahan gambut di daerah ini ketebalannya ke bawah tanah bisa mencapai lima meter.
Kalau api sempat hidup di atas gambut, sangat sulit untuk memadamkannya dan butuh waktu lama.

Dulu Kampung Jawa juga dikenal sebagai penghasil sayuran untuk Kecamatan Tanjung Batu dan daerah sekitarnya. Namun sejak tahun 2015 masyarakat sudah tidak lagi bertani sayur, karena mereka harus membakar lahan sebelum menanam sayur. Kini masyarakat mulai sadar dampak negatif asap akibat membakar lahan dan mereka takut juga jika dibebankan membayar denda yang mahal akibat ketahuan membakar lahan dengan sengaja.

Ceramah siang ini disampaikan oleh Ust Aulia Rijal, Lc. M.Sy.. beliau menyampaikan pentingnya mensyukuri dan menjaga nikmat Allah SWT. Alam adalah satu diantara nikmat Allah yang harus dijaga. Selagi masih diberikan kenyamanan menikmati alam, syukurilah. Karena tabiat manusia, kalau nikmat sudah hilang, baru terasa berharganya.

Di penghujung kegiatan dakwah di Arboretum Kampung Jawa, Dompet Dhuafa Riau menyerahkan santunan untuk Anak yatim dan pembangunan mushalla. Untuk kelestarian alam, Dompet Dhuafa Riau juga menghadiahkan beberapa batan pohon Tin. Ali Bastoni, Pincab Dompet Dhuafa Riau mengomentari, “agenda seperti ini meskipun singkat namun sangat berkesan. Di hari peringatan HUT RI ke 74 Dompet Dhuafa Riau bisa mempersembahkan satu nuansa baru bagi masyarakat, selain santunan anak yatim kami bisa menghadirkan dakwah dengan cara yang unik dan ikut menanam, untuk kemanfaatan generasi kita di masa mendatang.

 

TINGGALKAN KOMENTAR
Bagikan tulisan ini via:

Be informed!

berlangganan info DD

×
Assalamualaikum...

Ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda. Klik icon WhatsApp untuk memulai chatting :)